6 Januari 2010 pukul 11.23 WIB.
Tepat ketika pertama kali saya memeluknya.. NAJMA ALLYNA AZARIA nama yang saya dan suami berikan kepada bidadari kecil kami itu. Rasa takjub mengharu biru memenuhi seluruh jiwa dan raga ketika tangisnya terdengar memecah ketegangan seusai persalinan. Hilanglah semua rasa sakit yang saya rasakan menjelang proses melahirkan. Lalu tak lama setelah ari-arinya dipotong dokter menempatkannya dipelukan saya, di dada saya.
IMD pun dimulai.. Subhanallah, seakan mengerti apa yang harus dilakukannya. Bayi yang masih basah dengan air ketuban itu menggerak-gerakan kakinya seperti hendak merangkak. Namun, ups.. dia melompat. Subhanallah. Najma menjilati tangannya, sambil terus bergerak dia pun menjilati dada saya. Tak berapa lama kemudian dia menemukan sendiri puting yang dicarinya lalu kemudian menyusu dari sana.
Moment yang setiap mengingatnya saya selalu menitikkan airmata bahagia. Tak akan terlupakan, saat itu saat pertama kali saya benar-benar menjadi seorang BUNDA.
Untuk sahabat semua yang ingin tau lebih jelas apa, bagaimana dan untuk apa Inisiasi Menyusu Dini (IMD) itu.. Silakan dibaca tulisan yang saya ambil dari berbagai sumber ini…
Inisiasi dini dalam 1 jam pemberiannya dapat menyelamatkan hidup bayi seumur hidupnya. Dengan memberikan inisiasi dini juga menurunkan resiko kematian bayi sebanyak 21%. Tak terpikirkan bahwa aneka ragam penyakit yang sering menyerang seseorang di usia 30, 40 dan 50 dapat disebabkan karena pemberian ASI yang kurang optimal saat masih bayi.
Apa sih Inisiasi itu dan bagaimana prosesnya?
Inisiasi Menyusu Dini atau disingkat sebagai IMD merupakan program yang sedang gencar dianjurkan pemerintah. Menyusu dan bukan menyusui merupakan gambaran bahwa IMD bukan program ibu menyusui bayi tetapi bayi yang harus aktif menemukan sendiri putting susu ibu. Program ini dilakukan dengan cara langsung meletakkan bayi yang baru lahir di dada ibunya dan membiarkan bayi ini merayap untuk menemukan puting susu ibu untuk menyusu. IMD harus dilakukan langsung saat lahir, tanpa boleh ditunda dengan kegiatan menimbang atau mengukur bayi. Bayi juga tidak boleh dibersihkan, hanya dikeringkan kecuali tangannya. Proses ini harus berlangsung skin to skin antara bayi dan ibu.
Tahapan yang terjadi dalam proses IMD ini adalah :
Setelah bayi diletakkan, dia akan menyesuaikan diri dengan lingkungan barunya. Diam selama 20-30 menit, hal ini terjadi karena bayi sedang menetralisir keadaannya setelah trauma melahirkan. Maka kemungkinan saat pertama kali diletakkan di dada ibu, bayi belum bereaksi.
Bayi merasa lebih tenang, otomatis kaki bayi mulai bergerak-gerak seperti hendak merangkak. Dia akan merangkak naik dengan menekankan kakinya pada perut ibu. Gerakan ini pun bukanlah gerakan tanpa makna karena kaki bayi itu pasti hanya akan menginjak-injak perut ibunya di atas rahim. Gerakan ini bertujuan untuk menghentikan pendarahan ibu.
Bayi mencium tangannya, bau tangan bayi sama dengan bau air ketuban. Dan wilayah sekitar puting ibu juga memiliki bau yang sama, jadi dengan mencium bau tangannya, membantu mengarahkan kemana dia akan bergerak.
Ketika sudah mendekati puting ibu, bayi akan menjilat-jilat dada ibu. Jilatan ini berfungsi membersihkan dada ibu dari bakteri-bakteri jahat dan begitu masuk ke tubuh bayi akan diubah menjadi bakteri yang baik dalam tubuhnya sehingga kekebalan tubuh bayi dapat bertambah.
Bayi meremas-remas puting susu ibu untuk merangsang asi segera berproduksi dan bisa keluar.
Dan mulailah bayi menyusu.
Ingat, bahwa dalam IMD anda tidak boleh memberikan bantuan apapun pada bayi tapi biarkan bayi menyusu sendiri. Biasanya, bayi dapat menemukan puting susu ibu dalam jangka waktu 1 jam pertama. Bila bayi kedinginan suhu dada sang ibu akan meningkat hangat sampai 2 derajat, jika bayi kepanasan otomatis suhu dada ibu menurun sampai 1 derajat. Dengan inisiasi dini memberikan motivasi yang sangat besar untuk ibu menyusui bayi.
Dengan melakukan hal ini juga, akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi terhadap penyakit, kanker syaraf, leukimia, dan beberapa penyakit lainnya. Dikatakan juga menekan angka kematian bayi baru lahir sebesar 22%.
Sebuah rumah sakit yang benar-benar mendukung ibu dan anak tidak akan menyediakan ruangan khusus bayi, karena dengan memisahkan ibu dan bayi menurunkan daya tahan tubuh bayi sampai 25%. Jadi seharusnya tempat bayi adalah di sisi ibu, 24 jam penuh. Membuat ibu bisa melakukan proteksi terhadap bayi jika memang perlu.
95% bayi menangis bukan karena kelaparan, tapi karena dia dipisahkan dari ibunya. Karena berdasarkan penelitian, seorang bayi yang baru lahir, dibekali dari rahim ibunya untuk bertahan selama 2-3 hari tanpa makanan.
Jadi jangan pernah memberikan susu formula untuk bayi, walau air susu ibu belum keluar.
Program ini mempunyai manfaat yang besar untuk bayi maupun sang ibu yang baru melahirkan. Tetapi, kurangnya pengetahuan dari orang tua, pihak medis maupun keengganan untuk melakukannya membuat Inisiasi Menyusu Dini masih jarang dipraktekkan.
Apa saja manfaat IMD?
Untuk Ibu:
- Meningkatkan ikatan batin antara ibu dan bayi
- Merangsang kontraksi otot rahim sehingga mengurangi ririko perdarahan sesudah melahirkan
- Memperbesar peluang ibu untuk memantapkan dan melanjutkan kegiatan menyusui selama masa bayi
- Mengurangi stress ibu setelah melahirkan
Untuk Bayi:
- Mempertahankan suhu bayi tetap hangat
- Menenangkan ibu dan bayi serta meregulasi pernapasan dan detak jantung
- Kolonisasi bakiterial di kulit dan usus bayi dengan bakteri badan ibu yang normal
- Mengurangi bayi menangis sehingga mengurangi stres dan tenaga yang dipakai bayi
- Memungkinkan bayi untuk menemukan sendiri payudara Ibu untuk mulai menyusu
- Mengatur tingkat kadar gula dalam darah, dan biokimia lain dalam tubuh bayi
- Mempercepat keluarnya meconium (kotoran byi berwarna hijau agak kehitaman yang pertama keluar dari bayi karena meminum air ketuban)
- Bayi akan terlatih motoriknya saat menyusu, sehingga mengurangi kesulitan menyusu
- Membantu perkembangan persyarafan bayi (nervous system)
- Memperoleh kolostrum yang sangat bermanfaat bagi sistem kekebalan bayi
- Mencegah terlewatnya puncak ‘refleks mengisap’ pada bayi yang terjadi 20-30 menit setelah lahir. Jika bayi tidak disusui, refleks akan berkurang cepat, dan hanya akan muncul kembali dalam kadar secukupnya 40 jam kemudian.
Banyak orang tua yang merasa kasihan dan tidak percaya seorang bayi yang baru lahir dapat mencari sendiri susu ibunya. Ataupun rasa malu untuk meminta dokter yang membantu persalinan untuk melakukannya. Begitu juga dengan dokter atau bidan yang tidak mau direpotkan dengan kegiatan ini sehingga akhirnya bayi tidak diberi kesempatan untuk melakukan ini. Untuk dapat memperoleh bantuan dokter, hendaknya Anda membicarakan keinginan Anda ini saat baru awal mengandung. Pastikan agar dokter dan rumah sakit bersedia melakukannya, bila tidak Anda dapat mencari dokter atau rumah sakit lainnya yang mendukung program IMD.
Inisiasi dini juga berlaku untuk bayi yang lahir dengan cara sesar, vakum, kelahiran tidak sakit atau episiotomi. Hanya peluang untuk menemukan sendiri putting ibu akan berkurang sampai 50%. Ini juga berlaku untuk bayi yang begitu lahir dipisahkan untuk ditimbang, disinar dan lain-lain.




barakallahu…
Makasih ya… ^_^
subhanalloh, wa maa syaallah…
^bunda kedua yang aku dapat banyak mengambil pelajaran darinya… smuanya ngebahas perihal pra n pasca kelahiran….^_^
semoga Allah berikan kemampuan u’ kita semuwa (anak2) agar mampu menghormati n tidak mendurhakai ibunda kita, selama-lamanya…karena kasih sayang mereka terwujud sejak di dalam rahim hingga Allah takdirkan tuk menghirup udara bebas di dunia ini….
^semuanya tentu atas kehendak Allah….^
Jazaakillah khoir bunda Maya, tlah banyak berbagi ilmu n lebih dari itu..pengalaman…
Amiin Allahumma Amiin..
Sungguh akan semakin terasa betapa besar rasa cinta, kasih sayang serta pengorbanan yang kedua orangtua(terutama ibu) berikan kepada kita ketika kita merasakan sendiri bagaimana memiliki anak itu.
Takkan pernah ada yang setimpal yang bisa kita berikan didunia ini untuk membalasnya.
Kecuali hanya jannah-NYA
Berbakti dengan sebaik-baiknya, membahagiakannya serta mendo’akan yang tak pernah putus untuk kebaikannya di dunia dan akhiratlah yang harus kita lakukan skrg..
Waiyyaka.. Mudah-mudahan bermanfaat ya
Assalaamu’alaikum Maya…
Alhamdulillah, senang dapat berkunjung kemari dan mengenali pemilik blognya.
Blog yang mantap dengan isian ilmu bermanfaat. semoga usaha menulis akan diredhai Allah swt.
Demikianlah kehebatan Allah dalam mencipta manusia melalui tujuh peringkat seperti yang disebut di dalam al-Quran. Melalui kejadian ini, kita harus mensyukuri segala nikmat Allah dan jasa kedua orang tua kita selama ini.
Salam kenal dan salam mesra dari saya di Sarawak, Malaysia.
NAJMA ALLYNA AZARIA
Nama yg indah
Moga solehah.
Subhanallah, Bahagianya. Selamat yah. semoga menjadi anak yang sholehah.
wah lucu bgt tuh bidadari kecilnya, moga sholehah ya… amiin
Assalaamu’alaikum Maya…
Sahabat…. Tiada embun yang lebih bening selain beningnya hati
Di bulan Zulhijjah, Iedul Adha kembali menyapa hari
Kemaafan dipohon untuk khilaf dan salah jika mengkhianati
Sebuah pengorbanan tulus jadi iktibar membaiki diri
Mohon Maaf Lahir dan Bathin
Salam keindahan Iedul Adha 1431 H dari saya di Sarikei, Sarawak.
******
Moga ada tulisan baru yang boleh dikongsikan bersama.
Assalamu’alaikum….
Senang rasanya bisa berkunjung dan membaca tulisan-tulisan yang sangat bermanfaat.
Salam kenal dan salam ukhuwah ukhti Maya…. ^_^
Wassalamu’alaikum…..
http://www.srienevi01.wordpress.com