Hari ini aku menangis Ma.. Mengingatmu…
Rindu mama, seketika bayang-bayang mama hadir seperti film lama yang diputar kembali. Tak terasa air mata jatuh membasahi pipi dan jilbabku.
Terimakasih ma, atas cintamu kepadaku 21 tahun ini. Mamaku sayang, mama yang selalu membuatku tegar setiap menghadapi masalah, mama yang mengajariku mencintai, mengajariku bersabar, mengajariku tegar, mengajariku bagaimana menghargai, mama yang membuatku berusaha untuk selalu menjadi yang terbaik…
Mama..
atas do’a yang senantiasa terpanjatkan untukku disetiap sujud-sujud panjangmu di 1/3 malam terakhir, disetiap dhuhamu, disetiap saat mama mengingatku.. terimakasih mama.
Mama..
Ingatkan satu minggu yang lalu ketika mama mengantarku hingga bus menuju Jakarta? Ketika untuk puluhan milyar kali aku mencium tanganmu dan mama mencium keningku.. Mama menatapku dalam.. membelai kepala dan memelukku mesra.. Kau bilang, kau mencintaiku.. sungguh ma.. walau tak sanggup kukatakan saat itu, akupun mencintaimu.. sangat..
Selama perjalanan ke Jakarta itu, aku menangis mengingat semalam..
Ketika aku terbangun untuk shalat dan mengambil air wudhu. Aku dengar mama menyebut dan mendo’akanku dalam sujud tahajud mama. Sejak itu aku tau, do’amu telah berubah tak lagi seperti yang dulu.. entah sejak kapan.. Kini kau sering mengajakku berdiskusi, bercerita tentang kedewasaan dan kehidupan orang-orang dewasa..
Aku juga ingat ketika mama bilang aku sudah dewasa sekarang, mungkin sebentar lagi akan ada seorang ikhwan shalih yang Allah ridho padaNya datang lalu membawaku pergi.. Mama bilang tak apa-apa, mama ikhlas dan hanya iman yang menjadi syaratnya.. karena iman itulah yang akan membuat hidup kita barokah. Mama tau, setiap kali mama bahas itu, membuatku ‘mati gaya’, membuat pipiku merona.. :”> aku malu ma..
Sejak itu, semakin banyak yang mama ajarkan padaku. ilmu-ilmu yang luarbiasa. dari mama aku belajar menjadi seorang istri, seorang ibu dan madrasah bagi keluarga dan masyarakat..
Sungguh Ma, aku tak ingin yang muluk-muluk.. aku hanya ingin selalu ada surga disetiap sisi rumah sederhana kita.. juga dirumah yang kelak akan kubangun bersama orang akan menjagaku semakin dekat dengan Allah, dan kami akan bahagia disana bersama jundi-jundi kecil kami.
Mama…
Aku tak dapat membalas apapun yang telah kau berikan padaku
dan akupun tau kau tak akan meminta sesuatupun dariku
tapi seperti harapanmu yang kini menjadi semangatku dipagi dan senja hari
aku ingin persembahkan makhota kemuliaan di surga itu padamu…
makhota yang telah Allah janjikan
untuk wanita setangguhmu.. mama..
Tanda cintaku padamu.. Mama…



mohon do’anya sahabat semua, my ingin segera kasih kado itu… mahkota itu.. buat mama yang tersayang
huhuuu… huu…
(
Jadi ingat ibuku..
kado apa Teh???
Mahkota apa Teh???
emang ada ya Mahkota yang layak dipakai seorang IBU di dunia ini??
punteun… asli naros.
Sama…ana juga lg merintis ngasih hadiah buat Orang Tua….
mudah2an 2012 undangan bwt ORTU ke Mekah bisa ane dapetin^_^
saling mendo’akan ya Teh….
nuhun nasehat2na. mugi janten wakaf anu barokah.
Wassalamu’alaikum.
Emmaaaa…willis teh geus kolot..tapi tepi ka ayeuna willis can bisa ngabageakeun ema…tong waka ngonci panto ma, willis balik ayeuna…willis sono ka ema…
ibu adalah sumber inspirasi, jasanya sangat besar. maka sangat benar jika syurga berada di telapak kaki ibu…
SeLamat Hari IBU
Ibu…
Rindunya menitikan air mata keharuan
memberikan rasa cinta tak terbantahkan
Menyalurkan energi kehidupan buat ruh penerusnya..
mbak maya…this is putri
lautan air mata
ridho ALLAH ridho ortu kita…..
Aduh…
aq sering buat salah sma Ibuku nih….
Aduh…
aq sering buat salah sma Ibuku nih….
Mother, how r u today?
Ada bnyk cerita ttg ibu, dan cerita2 tsb mjd tulisan bertinta emas yg penuh makna tatkala qt (qt?? iya, diriku, dirimu, dan dirinya) tahu bgmn hrs memberi perhatian kpd mereka.
Siapakah yg dpt menggantikan peran dan kasih sayang ibu? Tidak ada! Ibu adalah ibu, dan satu adanya. Ibu mana pun di dunia ini tdk akan pernah meminta kompensasi atas ASI yg telah diberikannya kpd qt.
Mbak maya…
Mohon maaf..
Put mo memberikan AWARD
mohon diterima…
diterima, ya..
please
terima kasih
*lega*
subhanalloh, semogha dengan selalu mengingat besarnya pelajaran yang ibu berikan pada kita…dapat menambah sayang padanya, menambah ketaatan kita pada Sang Khooliq…
semogha Allah berikan balasan terbaik atas kebaikan ortu kita…
Robbighfirlii wa liwaalidayya warhamhumaa kamaa robbayaanaa shoghiro…
Ya Allah ampunilah aku dan kedua orang tuaku, sebagaemana keduanya tlah mengasihiku di waktu kecilku…amien…
afwan ijin link bolehkah???
syukron jazeelan…
miss u mom
selamat hari ibu yah
Peace and Love
Red Dog
Wah ini blog benar2 deh… salut.. ck..ck..ck…
Memang beda ya kalau ditulisnya dari hati, sampainya juga ke hati
Mudah-mudahan bisa segera dipersatukan dengan ikhwan yang akan bisa menjaga ukhti semakin dekat dengan Allah.. Amiin
Btw, siapa ya? hihihiii.. :”>
subhanallah……!teh jadi mengingatkan aku pada ibu….hick……hick….!ibu maafkan faiz.faiz ga bisa ngerawat ibu……!bukan faiz tak peduli,bukan faiz tak sayang sama ibu…..tpi,mungkin ibu tahu sendiri…ibu faiz janji akan pulang secepatnya…faiz akan rawat ibu dengan kasih sayang&keiklasan.walaupun apa yang faiz berikan tak sebanding dengan apa yang ibu berikan buat faiz….
faiz sayang ibu……….