Assalamu’alaikum girls… ^_^
Tahukah kau, bahwa menjadi seorang istri itu menyenangkan J?? Apalagi menjadi seorang istri yang sholihah.. Waw… Subhanallah ajang buat kejar pahala!!! Ga tanggung-tanggung, Allah kasih ganjaran surga buat para Wanita yang sholihah.
Mau tau caranya?? Insya Allah gampang koq
. Asal mau praktek aja.. Hihii..
Yuk kita sama-sama belajar bagaimana menjadi seorang Wanita sholihah itu..
“Tiada kekayaan yg diambil seorang mukmin setelah takwa kepada Allah yang lebih baik dari istri sholihah.” [Hadits Riwayat Ibn Majah]
Betapa indahnya menjadi seorang wanita shalihah, Rasulullah SAW bahkan berwasiat:
§ Wanita yang membuat tepung bagi suami dan anak-anaknya, kelak Allah tetapkan baginya kebaikan dari setiap biji gandum yang diadonnya dan Allah akan melebur kejelekan serta meningkatkan derajatnya
§ Wanita yang berkeringat ketika menumbuk tepung bagi suami dan anak-anaknya, niscaya Allah akan menjadikan antara neraka dan dirinya tujuh tabir pemisah
§ Wanita yang meminyaki dan menyisirkan rambut anak-anaknya dan mencuci pakaiannya, maka Allah tetapkan pahala baginya seperti pahala memberi makan seribu orang yang kelaparan dan memberi pakaian seribu orang yang telanjang
§ Wanita yang membantu kebutuhan tetangganya, maka Allah membantunya untuk dapat minum dari telaga kautsar pada hari kiamat kelak
§ Yang utama dari seluruh keutamaan itu adalah keridhaan suami terhadap istri. Kemarahan suami adalah kemurkaan Allah
§ Saat seorang wanita mwngandung, maka malaikat memohonkan ampunan baginya, dan Allah tetapkan baginya setiap hari seribu kebaikan serta melebur seribu kejelekan. Ketiaka seorang Wanita merasa sakit akan melahirkan, maka Allah tetapkan pahala baginya sama dengan pahala para pejuang dijalan Allah. Disaat wanita melahirkan kandungannya, maka bersihlah dosa-dosanya, seperti ketika ia dilahirkan dari kandungan ibunya. Disaat wanita meninggal saat melahirkan, maka tidak akan membawa dosa sedikitpun. Didalam kubur akan mendapat taman indah yang merupakan bagian dari taman surga. Allah memberikan pahala kepadanya sama dengan pahala seribu orang yang melaksanakan ibadah Haji dan Umrah, dan seribu malaikat memohonkan ampunan baginya hingga hari kiamat
§ Saat seorang istri melayani suaminya selama sehari semalam dengan rasa senang serta ikhlas, maka Allah akan menganpuni dosa-dosanya serta memakaikan pakaian padanya di hari kiamat berupa pakaian yang serba hijau, dan menetapkan baginya setiap rambut pada tubuhnya seribu kebaikan. Allah pun akan memberikan padanya seratus kali beribadah haji dan umrah.
§ Saat seorang istri tersenyum di hadapan suaminya, maka Allah akan memandangnya dengan pandangan penuh kasih
§ Saat seorang istri membentangkan alas tidur untuk suaminya dengan rasa senang hati, maka para malaikat yang memanggil dari langit menyeru wanita itu agar menyaksikan pahala amalnya, dan Allah mengampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan yang akan datang.
§ Saat seorang wanita meminyaki dan menyisirkan kepala suami, meminyaki jenggot dan memotong kumisnya, serta memotong kukunya. Maka Alalh akan memberi minuman arak yang dikemas indah kepadanya, yang didatangkan dari sungai-sungai surga. Allah pun akan mempermudah sakaratul maut baginya, serta menjadika kuburnya bagian dari taman surga. Allah pun menetapkan baginya bebasdari siksa neraka serta dapat melintasi shiratal-mustaqim dengan selamat.
Nah.. Ilmu udah ada, motivasi udah OK, tinggal kurang satu. Praktek!!
(Masalahnya sekarang, gimana caranya praktek sedangkan NIKAHnya aja belum L Hiks…)



SubhanAllah…
Alangkah bahagianya seorang laki laki mendapatkan istri yang mau mempraktekkan wasit Rasulullah tersebut. Masalahnya sekarang adalah era saat ini atau masa yang saat ini kita jalani merupakan era modernisasi dimana 9 dari 10 wanita tidak memahami kodradnya dan selalu merasa memiliki kemampuan yang lebih dari laki laki.
Yang terjadi saat ini adalah pasangan suami istri berjalan sendiri sendiri sesuai dengan kepentingan mereka masing masing. Masing masing punya penghasilan dan pengeluaran sendiri, acara sendiri sendiri..terus kapan ada waktu bagi sang istri untuk mengabdi pada suami dan keluarga…?
subhanallah….semoga aku menjadi istri yang sholehah yang di ridhoi Allah SWT aamiin…
Ha ha ha ha udah g sabar ya ingin segera praktek, ya kudo’akan selalu semoga ukhti bisa praktek secepatnya
Subhanallah, mulia sekali…..akhlak (istri shalihah) sebagaimana yang diwasiatkan Rasullullah, saw…..
Tapi….Ups, tunggu dulu……,dalam berbuat kebaikanpun kita tidak diajarkan untuk egois kan? (mm..maksudnya tidak diborong sendiri…he he, beri juga kesempatan bagi orang lain untuk berbuat kebajikan…:)
….So bagaimana dengan Pria ???? (Suami yang shaleh), berani ga…..menuliskannya..^_^
Selamat May,…moga makin dewasa dan tambah imut…..
assalamualikum wr wb
kalo membaca uraian dari ukhti aku tergerak ternyata begitu mudahnya untuk menjadi wanita sholihah dalam berumah tangga. tp mengapa masih banyak dalam rumah tangga, kita menemukan adanya perceraian maka alangkah mulianya jika ilmu yang berharga ini disampaikan ke seluruh wanita muslim dan muslimah yang mempunyai keinginan untuk membangun keluarga yang indah
dan kepada ukhti cepat lah mempersiapakan diri menikah agar menjadi wanita sholihah yang sesungguhnya
kalo boleh minta uraian suami sholeh ya
biar kita punya modal juga jadi suami sholeh
Kalau udah siap, nikah aja, May. Cara agar kita segera mendapatkan jodoh: 1. ikhtiar, 2. doa.
Tidak ada salahnya wanita meminta seorang laki-laki untuk menikahinya. Dan jangan menyerah dengan beberapa kali penolakan. Temannya temanku sudah membuktikannya dengan ditolak belasan kali.
Karena Maya protes dengan commentku, kuganti saran:
Don’t easily reject proposal from men. :p
[...] Rasul pun meninggalkan wasiat loh untuk para istri sholehah melalui Putrinya Fatimah,seperti yang pernah ditulis oleh saudariku. [...]
dosa ga ya bagi suami yang mungkin ga sadar udah menghalangi istri buat menjalani wasiat tsb. soalnya istriku kerja brangkat pagi sering ga sempet masak, pulang sore ngurus bayi, neteki trus cape ketiduran boro-boro sempet motongin kuku…
dilayani semaleman, disisiri, diminyaki… weleh2 selangit rasanya!!
may fotonya kurang gede!
Sabar…mungkin belum waktunya.
Adz-Dzaariya-51:49. Dan segala sesuatu Kami ciptakan berpasang-pasangan supaya kamu mengingat kebesaran Allah.
An-Najm-53:45. dan bahwasanya Dialah yang menciptakan berpasang-pasangan pria dan wanita.
An-Naba’-78:8. dan Kami jadikan kamu berpasang-pasangan,
Asy Syuura-42:11. (Dia) Pencipta langit dan bumi. Dia menjadikan bagi kamu dari jenis kamu sendiri pasangan-pasangan dan dari jenis binatang ternak pasangan- pasangan (pula), dijadikan-Nya kamu berkembang biak dengan jalan itu. Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah yang Maha Mendengar dan Melihat.
Yaa Siin-36:36. Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.
…..Yups….untuk suami yang shaleh cukuplah dengan akhlak Rasulullah, saw…..^_^ tiada yang mampu lebih dari beliau….
Persoalan bagaimana praktek dalam kehidupan berumah tangga, kiranya lebih afdol seandainya dilandasin dengan komitmen bersama, satu fisi dan misi antara istri dan suami melalui “keterbukaan komunikasi” antara dua pihak, menyatukan dua sisi yang berbeda tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, melainkan melalui suatu proses yang bertubi-tubi…dan proses ini yang harus qta lalui……(tabah & sabar forever selama hayat msh dikandung badan)
Satu hal terpenting dalam hidup, seringkali qta tidak memperoleh sesuatu yang sama persis dengan yang kita inginkan (angankan), bahkan seringkali berbeda…., bukankah kehidupan di dunia ini merupakan “ujian” bagi hamba-hamba Allah yang beriman dan bertaqwa??
Bukankah….Suami yg shaleh, istri yang shalihah, anak cucu yang shaleh, harta dan ilmu yang bermanfaat, keluarga yang bahagia……juga merupakan ujian dari Alloh SWT…..????
Bahkan seandainya Alloh mengambilnya dari sisi qta sekalipun, bukankah tak ada satupun yang mampu menghalanginya dan tak bisa berbuat apa-apa??
Semua milikNya, bahkan kembalipun juga pasti kepadaNya…Subhanallah…..
untuk May…he he he (semoga tidak terjebak oleh dogma or pemikiran qta sendiri tentang sesuatu yang justru makin menutup ruang gerak/pintu hati, terutama untuk segera berumah tangga ok….?)…..jg marah ya…ni juga nasehat untuk kakek sendiri kok ^_^ hiks..
bagus banget De’. Beneran mau dipraktekin? Aku sangat berharap bisa jadi partner praktek De’ Maya..
Tunggu apa lagi? Praktekin dunks.. Maya sich main reject2 aja setiap ikhwan yang datang
. Ayo, aku mendukungmu sis..
Untukmu calon istri sholihah
Betapa bahagianya seorang ikhwan jika memiliki istri sepertimu
Setuju dengan akh Brasto. Jangan cepat nolak ikhwan!!
(
Itsar? Jangan itsar terus, kasian ikhwan-ikhwan itu. Udah banyak yang kecewa May!
Assalamualaikum,
Kita emang blm kenal satu sama lain, tp ada satu orang teman forward isi pesan ini kepada saya. Artikel ini membuat saya terdiam sejenak dan mulai mencoba untuk memahaminya dengan baik. Thanks a lot, moga saya bisa mengambil hikmah dari apa yang anda tulis. Insya Allah semoga secepatnya saya bisa mempraktekkannya kalau saya sudah dipertemukan dengan jodoh yang telah ditakdirkanNYA. Amin. Jika kita mengharapkan dunia maka kita hanya akan mendapatkan dunia tetapi kalau kita mengharapkan dunia dan akhirat maka kita akan mendapatkan keduanya. Dan pesan dalam artikel ini akan membawa kita mendapatkan kenikmatan dunia dan akhirat. Insya Allah
aku mau tanya satu hal…
kenapa sih di agama Islam tuh ada larangan tuk menikah dengan yang berbeda agama…
Bagiku…yang terpenting adalah calon suami qta itu mempunyai suatu agama…yang berarti dy itu percaya akan adanya Tuhan…
Aku juga percaya bahwa ga ada agama yang mengajarkan umatnya ke arah yang sesat….
May…ajarin dunk…gimana caranya biar bisa jadi istri sholehah…..hmm kira2 kamu kpn mo mengaplikasikannya nih
….perasaaan teori2nya dah numpuk deh…
assalamu`alaikum…
salam kenal ya mba,
saya mo tanya, gimana kalau Qta dah berusaha menjalankan serta mempraktekkan wasiat tersebut. Trs tiba2 ditengah jalan terjadi perselisihan antara suami istri, lalu si istri tidak menjalankan salah satu wasiat tersebut, apakah pahala sang istri akan hilang?
Syukron Jazakillah
sekarang banyak dah dengar tentang kisah kejayaan anak melayu.malaysia boleh.melayu boleh