<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments on: Kalau sudah besar aku ingin menjadi seorang IBU</title>
	<atom:link href="http://mayapuspitasari.wordpress.com/2008/07/31/kalau-sudah-besar-aku-ingin-menjadi-seorang-ibu/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mayapuspitasari.wordpress.com/2008/07/31/kalau-sudah-besar-aku-ingin-menjadi-seorang-ibu/</link>
	<description>maya... dalam jalan panjang tak bertepi... Ya RAHMAAN... tuntun aku sampai kepadaMU dengan akhir yang indah... Amiin^^</description>
	<lastBuildDate>Sat, 05 Sep 2009 04:50:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>By: hidayat</title>
		<link>http://mayapuspitasari.wordpress.com/2008/07/31/kalau-sudah-besar-aku-ingin-menjadi-seorang-ibu/#comment-135</link>
		<dc:creator>hidayat</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 05 Aug 2008 05:20:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mayapuspitasari.wordpress.com/?p=143#comment-135</guid>
		<description>Saat ini sebagian besar wanita jepang memilih untuk tidak nikah lho.. banyak faktor yang membuat mereka takut akan nikah. salah satunya adalah budaya hak kuasa kaum pria. hingga saat ini tidak sedikit suami yg memperlakukan istrinya dengan kekerasan. hanya karena kesalahan kecil, atau akibat pengaruh alkohol, sang suami memukul muka istrinya bahkan terkadang hingga gigi istrinya patah. (yg terjadi pada temanku saat aku skul disana). Padahal suaminya assosiate prof / kaum intelek. Jepang yg dulu lain dg jpg skrg. sebaiknya  kita kembali ke fitrah yg telah digariskan oleh Islam. Telah jelas bahwa Kaum Pria adalah khalifah (pemimpin dan pelindung). wanita ditempatkan di bawah lelaki tetapi diberi hak untuk memberikan surga bagi suami dan anak-anaknya.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saat ini sebagian besar wanita jepang memilih untuk tidak nikah lho.. banyak faktor yang membuat mereka takut akan nikah. salah satunya adalah budaya hak kuasa kaum pria. hingga saat ini tidak sedikit suami yg memperlakukan istrinya dengan kekerasan. hanya karena kesalahan kecil, atau akibat pengaruh alkohol, sang suami memukul muka istrinya bahkan terkadang hingga gigi istrinya patah. (yg terjadi pada temanku saat aku skul disana). Padahal suaminya assosiate prof / kaum intelek. Jepang yg dulu lain dg jpg skrg. sebaiknya  kita kembali ke fitrah yg telah digariskan oleh Islam. Telah jelas bahwa Kaum Pria adalah khalifah (pemimpin dan pelindung). wanita ditempatkan di bawah lelaki tetapi diberi hak untuk memberikan surga bagi suami dan anak-anaknya.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Doli Anggia Harahap</title>
		<link>http://mayapuspitasari.wordpress.com/2008/07/31/kalau-sudah-besar-aku-ingin-menjadi-seorang-ibu/#comment-130</link>
		<dc:creator>Doli Anggia Harahap</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Aug 2008 02:59:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mayapuspitasari.wordpress.com/?p=143#comment-130</guid>
		<description>Agak susah juga mbak, nanti kalau kita berpikir seperti itu, yang wanita malah berteriak meminta keadilan untuk disejajarkan dengan kaum pria, yaitu ingin jadi wanita karir juga.

Susah kan?itu lah budaya barat. Padahal dengan mengemban tugas sebagai mengasuh anak (anak kandung sendiri) bukan berarti wanita itu tidak sejajar dengan kaum pria.

Kita yang Indonesia lebih timur dari Jepang, malah memilih paradigma dan pemikiran barat.

Susah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Agak susah juga mbak, nanti kalau kita berpikir seperti itu, yang wanita malah berteriak meminta keadilan untuk disejajarkan dengan kaum pria, yaitu ingin jadi wanita karir juga.</p>
<p>Susah kan?itu lah budaya barat. Padahal dengan mengemban tugas sebagai mengasuh anak (anak kandung sendiri) bukan berarti wanita itu tidak sejajar dengan kaum pria.</p>
<p>Kita yang Indonesia lebih timur dari Jepang, malah memilih paradigma dan pemikiran barat.</p>
<p>Susah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dolly Aswin Hrp</title>
		<link>http://mayapuspitasari.wordpress.com/2008/07/31/kalau-sudah-besar-aku-ingin-menjadi-seorang-ibu/#comment-128</link>
		<dc:creator>Dolly Aswin Hrp</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 02 Aug 2008 04:00:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mayapuspitasari.wordpress.com/?p=143#comment-128</guid>
		<description>&quot;Namun yang terjadi, anak Indonesia dari golongan ibu berpendidikan malah berada dalam haribaan para pembantu rumah tangga dan babysitter.&quot;

Sudah seharusnya kita merubah paradigma bahwa pendidikan bukanlah alat yang digunakan mencari uang. Sehingga para ibu (calon ibu) yang berpendidikan lebih memilih mengasuh dan mendidik anaknya sendiri daripada memilih bekerja di luar rumah.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Namun yang terjadi, anak Indonesia dari golongan ibu berpendidikan malah berada dalam haribaan para pembantu rumah tangga dan babysitter.&#8221;</p>
<p>Sudah seharusnya kita merubah paradigma bahwa pendidikan bukanlah alat yang digunakan mencari uang. Sehingga para ibu (calon ibu) yang berpendidikan lebih memilih mengasuh dan mendidik anaknya sendiri daripada memilih bekerja di luar rumah.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ainx_arin</title>
		<link>http://mayapuspitasari.wordpress.com/2008/07/31/kalau-sudah-besar-aku-ingin-menjadi-seorang-ibu/#comment-127</link>
		<dc:creator>ainx_arin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 01 Aug 2008 13:34:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mayapuspitasari.wordpress.com/?p=143#comment-127</guid>
		<description>penyakit gila no: 21.----&gt;&quot;keranjingan pidato...&quot;---&gt;Indonesia butuh tindakan nyata...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>penyakit gila no: 21.&#8212;-&gt;&#8221;keranjingan pidato&#8230;&#8221;&#8212;&gt;Indonesia butuh tindakan nyata&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ink ink</title>
		<link>http://mayapuspitasari.wordpress.com/2008/07/31/kalau-sudah-besar-aku-ingin-menjadi-seorang-ibu/#comment-118</link>
		<dc:creator>ink ink</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 31 Jul 2008 10:16:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://mayapuspitasari.wordpress.com/?p=143#comment-118</guid>
		<description>qt patut mncontoh jepang tuh.....jepang ja bisa, masa indonesia g bisa...apalagi indonesia pny calon ibu2 yang lbh bnyk...apa perlu cmpur tngn pmrnth????</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>qt patut mncontoh jepang tuh&#8230;..jepang ja bisa, masa indonesia g bisa&#8230;apalagi indonesia pny calon ibu2 yang lbh bnyk&#8230;apa perlu cmpur tngn pmrnth????</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
